Minggu, 21 April 2013

DAFTAR UJI PUBLIK HONORER K2 KABUPATEN KARANGASEM

INFO HONORER K2 KARANGASEM BALI Rekan- rekan guru honorer, berikut daftar uji publik tenaga honorer K2, yg namnya masuk slmt dan persiapkan diri sebaik mungkin. Daftar bisa di unduh di link di bawah : http://bkdkarangasem.wordpress.com/pengumuman/

Senin, 15 April 2013

Pelaksanaan UN 2013 SMA Sederajat di 11 Provinsi Diundur

Jakarta — Pelaksanaan Ujian Nasional 2013 pada jenjang SMA/MA/SMALB/SMK dan Paket C untuk 11 provinsi diundur yaitu di Kalimantan Selatan , Kalimantan Timur, Sulawewsi Utara, Sulawesi Tengah , Sulawesi Selatan , Sulawesi Tenggara ,Bali , Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Gorontalo, dan Sulawesi Barat. UN hari pertama yang semula dijadwalkan pada Senin, 15 April 2013 diundur menjadi Senin, 22 April 2013. Adapun mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama untuk SMA/MA/SMALB/SMK adalah Bahasa Indonesia, sedangkan untuk Paket C adalah Pendidikan Kewarganegaraan dan Bahasa Indonesia.

Pelaksanaan UN hari kedua yang semula dijadwalkan pada Selasa, 16 April 2013 diundur menjadi Selasa, 23 April 2013. Adapun UN hari ketiga yang semula dijadwalkan pada Rabu, 17 April 2013 diundur menjadi Jumat, 19 April 2013. Adapun UN pada hari Kamis, 18 April 2013 tetap dilaksanakan pada hari dan tanggal yang sama. Konsekuensi pengunduran jadwal UN Utama tersebut juga menyebabkan diundurnya jadwal ujian susulan. Semula dijadwalkan pada 22 April diundur menjadi 29 April.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh saat memberikan keterangan pers di Kemdikbud, Jakarta, Minggu (14/04/2013). “Jumlah siswa di 11 provinsi tersebut sebanyak 1,1 juta di 3.601 SMA/MA dan 1.508 SMK. Untuk 22 provinsi yang lain
sudah siap. Termasuk DKI tetap dilaksanakan sesuai jadwal yaitu mulai senin besok,” katanya.
Hadir mendampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim, Inspektur Jenderal Kemdikbud Haryono Umar,
Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kemdikbud Hamid Muhammad, Ketua
Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) M.Aman Wirakartakusumah, Kepala Badan Penelitian dan
Pengembangan Kemdikbud Khairil Anwar, dan Kepala Badan Pengembangan Sumber
Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Syawal
Gultom Mendikbud mengatakan, penyebab pengunduran ini karena ada persoalan teknis di percetakan. Dia menyebutkan, dari enam perusahaan yang melakukan pencetakan naskah UN ada satu yang belum selesai melakukan penyiapan. “Ada satu percetakan yang sekarang sedang berusaha sekuat tenaga untuk
menyelesaikan yaitu percetakan Ghalia Indonesia Printing,” katanya. Mendikbud menjelaskan, untuk 22 provinsi yang lain tetap diselenggarakan sesuai jadwal karena untuk tiga zona yaitu Indonesia Barat, Indonesia Tengah, dan Indonesia Timur berbeda-beda soalnya. Pihaknya juga telah menggandeng TNI AU
untuk melakukan jadwal pengiriman naskah UN yang terlambat tersebut. “Ada 4 hercules, 1 foker, 1 boeing 737 yang sudah disiapkan , Panglima TNI AU, siap mendukung pengiriman ini. Setelah selesai pengepakan kita bawa ke lanud Halim sesuai jalur dan selesai dikirimkan,” katanya.
Direktur Ghalia Indonesia Printing Hamzah Lukman mengatakan, penyebab keterlambatan pencetakan karena materi yang dicetak kompleks dan area percetakan terlalu penuh untuk menghimpun bahan materi tadi. “Untuk masuk ke amplop sudah selesai, tetapi untuk memasukkan ke boks kesulitan. Atas nama sendiri dan perusahaan memohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini yang tidak diduga dan tidak ada niatan sedikitpun sengaja melakukan karena teknis di perusahaan dan menyebabkan keterlambatan finishing,”
katanya. Ketua BSNP M.Aman Wirakartakusumah menyampaikan seharusnya paket naskah UN untuk SMA sederajat sudah dikirim sejak H-3 pelaksanaan UN, sedangkan untuk SMP sederajat sudah harus dikirm H-6. “Untuk SMP jangkauannya lebih luas
jadi dikirim lebih awal,” katanya.Anggota BSNP, Djemari Mardapi menyampaikan, naskah soal pada tahun
ini berbeda dengan tahun lalu. Pada tahun ini soalnya berbeda meskipun kisi-kisinya tetap sama. Adapun distribusi tingkat kesulitan soal juga sama. “Dulu urutannya diubah, tetapi kali ini soalnya berbeda,” katanya.
Mendikbud menambahkan, pihaknya telah mengkomunikasikan perihal pengunduran jadwal ini UN kepada pihak dinas pendidikan untuk disampaikan ke sekolah dan ke peserta didik. Dia juga telah
melakukan komunikasi kepada sejumlah gubernur yaitu Gubernur Bali, Gubernur Kalimantan Timur, dan Gubernur Sulawesi Selatan. “Dan tentu saya jalin untuk sampaikan ke publik. Gubernur siap melaksanakan pergeseran dari jadwal semula,” katanya. (ASW)

sumber:http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/1221

Rabu, 10 April 2013

UPDATE DATA DAPODIK KE SEMESTER 2

Diumumkan kepada seluruh Operator sekolah bahwa utk penginputan dan pengiriman data semester II sudah dapat dilakukan. Dikarenakan sudah ada kebijakan dan keputusan dari Pimpinan

Silakan mapping (drag n drop) kembali untuk peserta didik dan ptk mengajar pada rombongan belajar untuk semester II tahun ajaran 2012-2013.

Dan pastikan telah menggunakan Aplikasi yang terbaru yaitu versi
1.13.0.1

CARA MENGECEK DATA GURU DI P2TK DIKDAS


2. Lalu akan muncul Halaman Log in

Masukkan NUPTK sebagai username serta tanggal lahir sebagai password dgn format YYYYMMDD. Sebagai contoh jika tgl lahir anda 2 Agustus 1986 passwordnya: 19860802
Jika login gagal, akan ada keterangan mengenai alasan kegagalan di bawah form.
Jika muncul informasi NUPTK tidak ditemukan, ada beberapa kemungkinan.

1) Kolom NUPTK belum diisi pada data Dapodik anda; 
2) Kolom NUPTK anda diisi namun salah ketik. 
3) Data Dapodik belum ter-import ke basis data.

3. Setelah memasukan Nomor NUPTK dan Tanggal Lahir maka akan muncul seperti
ini:

4. Silahkan di lihat baik-baik apa saja yang kurang dan perhatikan Warna Merah.
Keterangan : Warna Merah itu yang Fatal maka harus di lengkapi secepatnya.

Wajib Baca:
* Mohon pastikan alamat e-mail pada
Data Dikdas terisi dengan benar, karena
link/tautan untuk konfirmasi data akan
dikirim melalui e-mail.
----------------------------------------------------------------
** Bila ada Poin Nomor yang belum Valid
alias warna merah berarti harus di
lengkapi.
----------------------------------------------------------------
*** Jika: Poin nomor xx, xx, tidak
dipenuhi, ini berakibat PTK bersangkutan
tidak memenuhi syarat untuk menerima
Tunjangan Profesi DLL.